The road to Motherhood…

the struggles i'm facing… the chances i'm taking… sometimes might knock me down… But no, I'm not breaking…

Starting another IVF treatment – Part 2

Setalah menunggu-menunggu… akhirnya dateng juga hari H buat initial appointment kita di ARGC.

1. first impression tentang keadaan diluar klinik; deket dari tube station, parkiran susah jadi kalo mau bawa mobil mikir2, deket dari restoran-restoran kalo laper bisa lah makan dulu, banyak banget orang middle east yang seliweran kayaknya ke private klinik di Harley Street. Jadi ARGC ini lokasinya sebelahan dengan Harley Street.

2. Begitu masuk ke dalem klinik, agak-agak bingung… soalnya lebih berasa ke rumah orang daripada ke rumah sakit. Nah disini baru deh kita ngerti sama yang dibilang orang kalo fasilitasnya nggak ok. Ruang tunggunya agak2 berantakan, trus ruang receptionnya rame banget orang mondar mandir dan terlihat kurang terkordinasi. Tapi untungnya kita nggak harus nunggu lama-lama di ruang reception & ruang tunggu.

3. initial appointment kita ketemu Dr. Rannieri. Dr. R ini terlihat amat sangat senior dari penampilannya dan pembawaannya kalem banget. ngobrol-ngobrol lebih lanjut ternyata dia tinggal di deket rumah kita dan tiap pagi naik kereta yang sama sama Hendra ke London hehehe.. yah kebetulan yang nggak penting 🙂
Nah si Dr. R mereview semua history kita dan nanya-nanya tentang cycle kita sebelumnya. sesudah mereview, dia merekomend protocol treatment kita secara garis besar dan bilang bisa kapan aja mulai kalau kita sudah merasa siap. garis besar protokol treatment yang dia buat untuk kita adalah sebagai berikut:

  1. Monitoring cycle – ini isinya blood test dan usg di hari-hari tertentu cycle aku untuk memonitor apa yang terjadi pada saat itu sebagai referensi pada saat treatment nantinya. ideally dilakukan sedekat mungkin dengan treatment cycle, seperti 1 period sebelumnya.
  2. Immunology test & treatment. Karena kegagalan kita di cycle2 sebelumnya, Dr. R suggest kita buat go through treatment ini. Main test dari immunology test adalah mengetest level cytokine dan natural killer cells melalui darah kita. Unik nya tes ini harus dilakukan di lab di Chicago, US. Jadi di hari H, darahku akan diambil 18 vial dan dikirim ke Chicago. kemudian kita menunggu hasil testnya 2-3 minggu. Kalau ada yang terlalu tinggi, mesti di treatment dulu 5-10 minggu sebelum bisa mulai IVF cycle.
  3. Hysteroscopy. Penjelasannya katanya Dr. Taranissi ingin mengukur dan melihat keadaan rahim sebelum treatment dimulai untuk persiapan embrio transfer pada waktunya nanti. Banyak juga di forum yang bilang kalo Dr. T melakukan embrio transfer tanpa external scan, karena bisa ngebuat embrio berubah tempat. Jadi ada yang bilang itu gunanya Hysteroscopy sebelum treatment, karena Dr.T perlu mengukur dimana tempat terbaik untuk meletakkan embrio pada saat embrio transfer nanti.
  4. IVF Treatment cycle – long protocol; downreg, stimulation, egg collection, embrio transfer. Nah ini kayaknya bakalan seperti treatment2 sebelumnya. Bedanya mungkin obat stimulation akan di review dan di alter sampai 2 kali sehari tergantung blood test result. Ini yang ngebuat bakalan lebih intense dari cycle2 yang aku jalanin sebelumnya.
  5. Sesudah treatment kalau hasilnya positif, ada lagi serentetan usg dan blood test rutin sebelum week 11 untuk memastikan low chance of miscarriage.

Nah kurang lebih itu deh garis besar protokol yang dikasih Dr.R ke kita. Selanjutnya tinggal kita decide kapan kita siap buat mulai step 1. Selain itu, Dr. R juga precribe aku buat minum Metformin. Metformin ini sebenernya obat diabetes ringan. Tapi kata Dr.R sangat membentu buat memperbaiki kualitas sel telur. jadi sebaiknya dikonsumsi minimal 8 minggu sebelum mulai treatment.

Selesai dari dokter, kita mikir2 lagi dan decide buat go ahead sama treatment di ARGC. Pokoknya kita fokus aja pengen nyari dr yang terbaik.. rela aja deh walaupun nggak dapet fasilitas kinclong seperti di kebanyakan private clinic lainnya dan yakin aja semoga ini yang terbaik buat kita.

Sempet konsider buat menunggu IVF funding NHS. Tapi berdasarkan pengalaman terakhir kita, dari mulai initial appointment sampai akhirnya treatment kita nunggu 6-10 bulan terakhir kali pas sama NHS… jadi kita tetep mau go ahead dengan NHS sebagai back up kalau kita harus go through another cycle lagi sometime next year.

No comments yet»

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: